PGRI NTB Ingatkan Guru Tak Kuliah di UT - PGRI NTB

Breaking

PGRI NTB

RUMAH PERJUANGAN GURU

About

MEDIA CENTER PGRI NTB

Sabtu, 12 Desember 2015

PGRI NTB Ingatkan Guru Tak Kuliah di UT

(H.M.Ali H.A.Arahim)
MATARAM – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Ali Rahim mengingatkan guru-guru yang ada di Provinsi NTB untuk tidak kuliah meningkatkan kualifikasi pendidikan menjadi starata satu (S1) di Universitas Terbuka.

Terlebih lagi bagi guru yang sudah lulus sertifikasi. “Guru yang ada di NTB jangan kuliah untuk mengejar linier di UT, apalagi itu guru yang sudah lulus sertifikasi,” kata Ali Rahim di Mataram, Senin (5/10). 

Peringatan tersebut disampaikan Ali Rahim setelah adanya oknum pengawas pendidikan di wilayah Lombok Tengah bagi barat daya yang diduga mengarahkan guru di wilayah kerja setempat untuk melanjutkan pendidikan S1 linier sebagai syarat agar tunjangan sertifikasinya dibayarkan.

Menurut Ali Rahim, guru-guru yang ada di NTB untuk tidak mengikuti arahan dari oknum pengawas tersebut, karena bagi guru yang sudah lulus sertifikasi tidak ada keharusan untuk kembali kuliah S1 linier sesuai dengan mata pelajaran yang di pegang di sekolah tempatnya mengajar.

Karena saat mengikuti program sertifikasi, guru-guru tersebut sudah dinyatakan linier dan lulus melalui proses porto folio dan juga melalui proses Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG). “Saat mengikuti proses sertifikasi, guru-guru kami ini sudah dinyatakan linier sesuai dengan mata pelajaran yang ajarkan di sekolah. 

Jadi sangat tidak benar kalau guru yang sudah lulus sertifikasi itu diharuskan kuliah S1 untuk program linier,” jelas Ali Rahim.

Oleh karena itu, Ali kembali mengimbau kepada guru-guru utamanya yang sudah lulus program serifikasi untuk tidak mengikuti ajakan dari oknum-onknum pengawas yang mengarahkan untuk kuliah di UT dalam rangka meningatkan kualiafikasi pendidikan terkait program linier. “Intinya guru yang sudah lulus sertifikasi tidak perlu lagi kuliah ataupun mengikuti program linier S1,” pungkasnya. [bisnisntb.com*]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar